Kolaborasi Perumda Pasar Manado dan Kodim 1309/Manado Perkuat Pengawasan, Penertiban, dan Pelayanan Publik

Kolaborasi Perumda Pasar Manado dan Kodim 1309/Manado Perkuat Pengawasan, Penertiban, dan Pelayanan Publik

MANADO, 25 Juli — Perumda Pasar Manado terus memperkuat kualitas sumber daya manusia dalam mendukung pengelolaan pasar yang aman, tertib, bersih, dan nyaman.

 

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Petugas Pengawasan dan Penertiban (Wastib) yang bekerja sama dengan Kodim 1309/Manado, dan diikuti oleh seluruh personel Wastib Perumda Pasar Manado serta pimpinan unit pasar.

 

Kegiatan yang berlangsung di Aula Perumda Pasar Manado itu dihadiri langsung oleh Komandan Kodim 1309/Manado Kolonel ARH Yosip Brozti dadi SE M.TR. bersama Kasi Intel Lettu CKU Yakob Wuisan serta jajaran direksi Perumda Pasar Manado bersama peserta pelatihan.

 

Direktur Utama Perumda Pasar Manado, Lucky Senduk, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting sekaligus sejarah baru bagi Perumda Pasar Manado. Untuk pertama kalinya, pembekalan bagi personel petugas Pengawasan dan Penertiban dilaksanakan secara resmi melalui kolaborasi dengan Kodim 1309/Manado.

“Ini merupakan sejarah bagi Perumda Pasar Manado. Untuk pertama kalinya kita dapat bersinergi dan berkolaborasi secara langsung dengan TNI, dalam hal ini Kodim 1309/Manado, untuk melakukan pelatihan serta pembekalan personel kita dalam melaksanakan tugas sebagai pelayan masyarakat sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Lucky.

Menurutnya, selama ini Kodim 1309/Manado telah memberikan pendampingan di tiga unit pasar, yakni Pasar Bersehati, Pasar Pinasungkulan, dan Shopping Center Manado.

 

Adanya MoU yang telah disepakati sebelumnya, kerja sama tersebut kini memiliki landasan yang lebih kuat sehingga dapat terus dikembangkan melalui berbagai program pembinaan dan pelatihan serta kolaborasi langsung di lapangan.

 

Direktur Utama berharap sinergitas antara Perumda Pasar Manado dan Kodim 1309/Manado dapat terus ditingkatkan. Menurutnya, pembinaan dari TNI tidak hanya membentuk kemampuan teknis, tetapi juga membangun fisik, mental, dan wawasan kebangsaan yang sangat dibutuhkan oleh setiap petugas dalam menjalankan kewajiban yaitu pelayanan kepada masyarakat.

“Dengan bekal fisik, mental, dan wawasan kebangsaan yang baik, kita dapat bekerja lebih profesional sekaligus ikut menjaga stabilitas keamanan daerah melalui tugas dan tanggung jawab kita di lingkungan pasar,” katanya.

Direktur Utama juga menyampaikan apresiasi kepada Kodim 1309/Manado atas dukungan yang selama ini telah diberikan kepada Perumda Pasar Manado.

 

Ia menilai MoU telah disepakati ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi kelembagaan dalam mendukung pembinaan personel, peningkatan disiplin, hingga penataan kawasan pasar yang lebih baik. Menurutnya, pasar yang bersih, tertata, dan aman akan meningkatkan kenyamanan masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan aktivitas perdagangan.

 

Sementara itu, Komandan Kodim 1309/Manado Kolonel ARH Yosip Brozti dadi SE M.TR. dalam arahannya menekankan bahwa keberhasilan penataan pasar tidak hanya bergantung pada penegakan aturan, tetapi juga pada kemampuan petugas membangun komunikasi dengan para pedagang.

 

Ia mengingatkan agar setiap personel Pengawasan dan Penertiban mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif, termasuk menjalin komunikasi dengan tokoh-tokoh yang memiliki pengaruh di lingkungan pasar.

 

Pendekatan tersebut dinilai lebih efektif dalam membangun kesadaran bersama untuk menjaga ketertiban.

 

Dandim juga siap berkolaborasi untuk memperhatikan kebersihan lingkungan pasar dengan melakukan pembersihan di sejumlah titik yang selama ini belum tersentuh. Menurutnya, pasar yang tertib, bersih, dan aman akan menjadi tempat yang nyaman bagi pedagang maupun masyarakat.

“Kalau pasar tidak tertib, pasar akan sepi. Karena itu kebersihan, keamanan, dan ketertiban harus menjadi tanggung jawab bersama agar pasar dapat dinikmati oleh semua pihak,” tegasnya.

Dalam sesi pembekalan, Kasi Intel Kodim 1309/Manado, Yakob Wuisan, menyampaikan materi mengenai profesionalisme pelaksanaan tugas Pengawasan dan Penertiban.

 

Ia menekankan pentingnya memberikan pelayanan yang ramah, sopan, profesional, serta tidak diskriminatif kepada seluruh pedagang dan pengunjung pasar.

 

Selain itu, setiap personel diminta menjaga integritas, memahami batas kewenangan, serta meningkatkan kedisiplinan, mulai dari hadir tepat waktu, menjaga sikap dan perilaku, hingga menjalankan tugas sesuai SOP yang berlaku.

 

Yakob juga mengingatkan agar personel wastib rutin melaksanakan patroli dan pemantauan di seluruh kawasan pasar yang disertai pembinaan kepada para pedagang.

 

Dalam setiap pelaksanaan penertiban, petugas diminta selalu mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis sehingga tujuan penataan dapat tercapai tanpa mengabaikan aspek pelayanan kepada masyarakat.

 

Materi pelatihan turut membahas upaya mencegah penggunaan area terlarang untuk berjualan, menjaga kebersihan seluruh fasilitas pasar, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban, termasuk penyalahgunaan senjata tajam, serta pentingnya berpartisipasi dalam penataan area parkir di dalam maupun di luar kawasan pasar.

 

Selain itu, direncanakan pengadaan pos pemantauan guna mendukung efektivitas pengawasan di kawasan pasar.

 

Melalui pelatihan ini, Perumda Pasar Manado berharap seluruh personel Wastib memiliki kemampuan, disiplin, dan integritas yang semakin baik dalam menjalankan tugas.

 

Sinergi yang terus diperkuat bersama Kodim 1309/Manado diharapkan menjadi fondasi dalam mewujudkan pengelolaan pasar yang lebih tertib, bersih, aman, nyaman, serta memberikan pelayanan terbaik bagi pedagang dan masyarakat.

 

(Humas)

Share

Scroll to Top