Pasar Bersehati Jalani Penilaian Nasional Pasar Aman Pangan Sehat
Manado — Pasar Bersehati pada Senin, 11 Mei 2026, mengikuti proses penilaian Pasar Aman Pangan Sehat berskala nasional sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pengelolaan pasar rakyat sesuai standar dan anjuran pemerintah pusat.
Setelah melewati sejumlah tahapan penilaian awal, Pasar Bersehati Manado diumumkan lolos nominasi dan masuk ke tahap wawancara dalam penilaian Lomba Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas Tahun 2026.
Tahap wawancara perwakilan Pasar Bersehati dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan berlangsung di ruang serbaguna kantor pusat Perumda Pasar Manado.
Pasar Bersehati menjadi salah satu dari 11 pasar nominasi terbaik dari seluruh Indonesia yang dijadwalkan mengikuti wawancara oleh tim penilai pusat.
Mewakili manajemen Pasar Bersehati, Direktur Utama Perumda Pasar Manado, Lucky Senduk, di dampingi Direktur Umum Irving Biki, dan Direktur Bisnis Jeffrey Salilo secara langsung mengikuti sesi wawancara dan menjawab sejumlah pertanyaan dari dewan juri nasional pelaksana lomba.
Tim Penilai Pusat diantaranya ada unsur dari Kemendagri, Kemendag Dit, Sarana dan Distribusi, Kemendag Dit. Standard, Kemenkes, Bapenas, WasDar BPOM, dan PMPU PO BPOM.
Kegiatan penilaian lapangan melibatkan tim dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Dinas Kesehatan Kota Manado, Dinas Pangan Kota Manado serta Dinas Kesehatan kota Manado yang melakukan pemeriksaan dan evaluasi terhadap sejumlah indikator kesehatan, kebersihan, keamanan pangan, hingga tata kelola lingkungan pasar.
Penilaian ini menjadi bagian dari program nasional dalam mewujudkan pasar rakyat yang sehat, aman, nyaman, dan memiliki standar pengelolaan yang baik, khususnya dalam pengawasan pangan segar, makanan siap konsumsi, sanitasi lingkungan, serta perlindungan kesehatan masyarakat.
Dalam proses penilaian, tim melakukan pemeriksaan terhadap berbagai aspek penting, di antaranya kebersihan area pasar, sistem pembuangan limbah, kualitas sanitasi, pengelolaan drainase, ketersediaan sarana cuci tangan, pengawasan bahan pangan yang beredar, hingga edukasi kepada pedagang terkait penggunaan bahan tambahan pangan yang aman.
Selain itu, penilaian juga mencakup pengendalian potensi kontaminasi pangan, penataan lapak basah dan kering, pengawasan produk kedaluwarsa, serta penerapan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan pasar.
Standar tersebut menjadi indikator penting dalam menciptakan pasar rakyat yang mampu bersaing sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat sebagai konsumen.
Sementara itu, manajemen Perumda Pasar Manado menegaskan komitmennya untuk menjadikan Pasar Bersehati sebagai pusat rantai pasok pangan yang aman, sehat, dan berkualitas bagi masyarakat Kota Manado.
Melalui program pangan aman berbasis komunitas dan pangan aman segar, Perumda Pasar Manado bekerja sama dengan Balai Pengawas Obat dan Makanan di Manado serta Dinas Pangan kota Manado dalam membentuk kader keamanan pangan yang bertugas mengawasi dan menjamin rantai pasok pangan aman secara berkelanjutan.
Kolaborasi lintas sektor tersebut dilakukan sebagai langkah nyata dalam memperkuat pengawasan terhadap produk pangan yang beredar di lingkungan pasar rakyat sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat, pedagang, dan komunitas terhadap pentingnya keamanan pangan.
Di kawasan Pasar Bersehati juga telah tersedia Pos Pantau yang berfungsi melakukan pengawasan kualitas produk pangan yang diperdagangkan, serta ketersediaan puluhan CCTV yang aktif selama 24 jam.
Selain itu, edukasi dan sosialisasi terkait keamanan pangan terus dilakukan melalui media luar ruang maupun media digital guna membangun budaya pangan aman di tengah masyarakat.
Direktur Utama Perumda Pasar Manado, Lucky Senduk, menambahkan bahwa pihaknya saat ini terus mengembangkan sistem digitalisasi pasar guna meningkatkan transparansi dan efektivitas pengelolaan pasar.
Salah satu program yang dikembangkan yakni penerapan sistem e-retribusi bagi pedagang dan pembeli.
Program tersebut dinilai mampu mengontrol sistem pembayaran secara lebih tertata, meningkatkan efisiensi pengelolaan, serta berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan Perumda Pasar Manado.
“Melalui digitalisasi dan sistem e-retribusi, manajemen pasar dapat lebih transparan dan terukur sehingga berdampak pada peningkatan kontribusi Perumda Pasar Manado terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Manado,” ungkapnya.
Dengan adanya penilaian nasional Pasar Aman Pangan Sehat ini, Perumda Pasar Manado berharap Pasar Bersehati dapat menjadi model pengelolaan pasar rakyat modern yang sehat, aman, berbasis digital, dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Sementara itu Wali Kota Manado, Andrei Angouw, menyampaikan dukungan penuh terhadap implementasi dan keberlanjutan program pangan aman di Kota Manado, khususnya di Pasar Bersehati yang merupakan pasar induk dan pusat distribusi pangan terbesar di Kota Manado.
Menurut Andrei Angouw, program pangan aman menjadi bagian penting dari komitmen Pemerintah Kota Manado dalam menghadirkan pangan sehat dan berkualitas bagi masyarakat serta mendukung visi pembangunan Generasi Emas Indonesia 2045.
“Pemerintah Kota Manado mendukung penuh program pangan aman dan siap mengimplementasikan keberlanjutan program ini secara menyeluruh. Pasar Bersehati memiliki posisi strategis sebagai pasar induk Kota Manado dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi kawasan wisata kuliner modern berbasis pangan aman,” ujar Andrei Angouw.
Ia menambahkan, keberadaan pasar yang sehat dan tertata tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, tetapi juga memperkuat citra Kota Manado sebagai kota maju dan sejahtera serta berdampak sebagai pintu gerbang Indonesia di kawasan Asia Pasifik.
(Humas)
