Perumda Pasar Manado Apresiasi Semangat R.A. Kartini dalam Mendorong Kesetaraan Gender atau Emansipasi Wanita

Perumda Pasar Manado memperingati Hari Kartini dengan mengapresiasi semangat R.A. Kartini dalam mendorong kesetaraan gender dan peran perempuan di lingkungan kerja

Manado, 21 April 2026 — Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Manado Apresiasi perjuangan dan pemikiran R.A. Kartini sebagai teladan perempuan masa kini dalam mewujudkan kesetaraan gender di berbagai aspek kehidupan.

 

Direktur Utama Lucky Senduk, saat dimintai tanggapan terkait kesetaraan gender di lingkungan manajemen Perumda Pasar Manado, menilai bahwa semangat emansipasi yang diwariskan R.A. Kartini tetap relevan hingga saat ini.


Hal tersebut, menurutnya, terlihat dari semakin terbukanya ruang bagi perempuan untuk berperan aktif dalam dunia kerja, termasuk di sektor pengelolaan pasar tradisional.

 

Ia menegaskan bahwa perempuan tidak hanya berkontribusi sebagai pelaku usaha, tetapi juga sebagai pengambil keputusan dan penggerak organisasi.

 

Dalam lingkungan Perumda Pasar Manado sendiri, perempuan dinilai telah menunjukkan kapasitas dan profesionalisme dalam berbagai posisi strategis, termasuk sebagai kepala divisi.

“Gaya kepemimpinan yang kolaboratif, komunikatif, dan empatik mampu menciptakan suasana kerja yang harmonis serta mendorong inovasi dalam peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Legal Jesika Wawolumaja turut menanggapi bahwa kesetaraan gender masih menghadapi tantangan, seperti budaya patriarki (dominasi pria) dan resistensi di lapangan. Namun demikian, hal tersebut tidak menyurutkan semangat perempuan untuk terus berkembang dan beradaptasi dengan tuntutan zaman.

 

Ia menambahkan bahwa profesionalisme dan kompetensi menjadi kunci utama dalam membuktikan bahwa perempuan mampu bersaing dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan organisasi.

 

Di sisi lain, Kepala Divisi IT Humas Lingkan Rende menegaskan bahwa peran perempuan dalam dunia kerja tidak harus mengesampingkan nilai dan kodrat sebagai wanita. Menurutnya, keseimbangan antara peran profesional dan nilai-nilai tersebut justru menjadikan perempuan sebagai pilar penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan berdaya saing.

 

Melalui momentum Hari Kartini, ia mengajak juga untuk terus menghargai dan mendukung peran perempuan dalam berbagai bidang, sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan kesetaraan dan kemajuan yang berkelanjutan.

(Humas)

Share

Scroll to Top